Waled Tgk. Rusli Daud, S.HI, M.Ag, mengisi ceramah agama dalam rangkaian kegiatan peringatan 1 Muharram 1443 di Dayah Insan Qurani, Selasa (10/8/2021). Kegiatan tersebut hanya dihadiri oleh santri dan dewan guru Dayah Insan Qurani.

Acara yang bertajuk Spirit Tahun Baru Hijriyah dalam Menghadapi Musibah Covid-19 ini dimulai pada pukul 09.30 WIB. Selain ceramah agama, santri juga mengikuti kegiatan pawai di sekitar Dayah Insan Qurani.

Dalam ceramahnya, Waled mengatakan bahwa definisi waktu santri berbeda dengan pemahaman orang biasanya. Jika orang banyak mengatakan waktu adalah uang, menurutnya bagi santri waktu adalah ibadah. Selain itu ia juga mengatakan jika santri yang sukses adalah santri yang pandai mengelola waktu.

Mengenai sejarah Muharram, Waled mengatakan bahwa bulan Muharram sudah diciptakan jauh sebelumnya, Dalam ilmu Allah yang qadim. Bahkan penyebutan Muharram disebabkan karena Allah mengharamkan surga bagi iblis.

Namun penggunaan dalam kalender resmi umat Islam dimulai pada masa Umar bin Khattab. Saat khalifah Umar menerima surat dari Gubernur Kuffah, Abu Musa Al Asy’ari, namun surat tersebut tidak bertanggal lengkap seperti yang kita kenal saat ini. Kondisi ini menyulitkan saat penyimpanan dokumen atau pengarsipan.

Sehingga khalifah Umar mengumpulkan para sahabat untuk mendiskusikan hal tersebut. Dari hasil diskusi sahabat itulah kita mengenal kalender Islam saat ini, dimana tahun pertama hijriyah ditetapkan bersamaan dengan peristiwa hijrah Rasulullah ke Madinah.

“Kita jangan hanya memperingati tahun hijriah sebatas momen, yang penting hakikatnya menuju peradaban yang lebih baik. Allah sudah menciptakan 12 bulan pada hari penciptaan langit dan bumi. Allah melarang kita mendzalimi diri sendiri seperti, kita ke Insan Qur’ani, menuntut ilmu. Maka konteks mendzaliminya adalah menyia-nyiakan waktu. Seperti mengurangi waktu menghafal qur’an.” Ujar Waled.

Usai mendengarkan ceramah, santri melanjutkan kegiatan dengan mengikuti pawai. Setiap kelompok santri membawa poster yang berbeda sesuai dengan tema yang diusung kelompoknya, seperti tema Muharram, Magic hijrah, dan Save plant.

Reporter : Rizkina Putro Tazkia, Sherin Azzuhra, Taufik Hidayat, Ega Al Fitrah
Departemen Jurnalistik Dayah Insan Qurani

Komentar Anda