Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ust. Muzakkir Zulkifli, S.Ag membuka kegiatan Orientasi Siswa (MOS) Madrasah Aliyah Dayah Insan Qurani Tahun Ajaran 2020/2021, Senin (14/9/2020).

Selama kegiatan orientasi, santri diperkenalkan dengan budaya kedayahan, jadwal jadwal kegiatan harian, protokol kesehatan di lingkungan dayah, dan aturan disiplin, bahasa, ubudiyah, kebersihan dan lainnya yang harus dijalankan oleh santri.

Kegiatan MOS Dayah Insan Qurani dipanitiai 21 anggota Organisasi Santri Dayah Insan Qurani (OSDIQ) putra dan putri terpilih.

Pimpinan Dayah dalam pengarahannya menasehati santri agar membiasakan diri melakukan hal baik yang sederhana.

“Lakukanlah hal yang biasa tapi rutin, agar hal yang biasa itu menghasilkan hal yang luar biasa. Itu lebih baik untuk anak-anak lakukan, daripada melakukan hal yang besar tapi cuma bertahan sebentar.” Katanya.

​Ustadz Muzakkir mengingatkan kepada santri baru Aliyah agar tidak menya-nyiakan kesempatan yang telah diberikan untuk bergabung menjadi santri dayah Insan Qurani. Karena menurutnya, ada sesuatu yang tidak didapatkan di sekolah-sekolah biasa namun hanya didapatkan di pesantren.

“Anak-anak adalah orang-orang pilihan. Maka jangan sia-siakan kesempatan ini. Bila sekolah biasa hanya belajar 5 sampai 8 jam perhari, maka di pesantren kalian akan belajar 24 jam. Karena segala sesuatu yang kalian lakukan di sini adalah pelajaran.” Terang Ust. Muzakkir.

​Pimpinan dayah juga berpesan agar santri belajar untuk mengatur waktu. Jika ada waktu senggang agar digunakan untuk istirahat, refreshing, berlatih sesuai minatnya masing-masing, berolah raga, mengulang pelajaran dan lainnya.

“Tujuan kami tidak memadatkan kegiatan seperti pesantren lain adalah karena kami ingin anak-anak kami menjadi anak yang mandiri, mengatur waktu sendiri, mengembangkan bakat diwaktu-waktu senggang tersebut.” Pungkasnya.

Reporter : Wildan Shafly
Departemen Jurnalistik dan Humas OSDIQ

Komentar Anda