“Kantor Media Serambi Indonesia tidak pernah tidur. Selalu ada orang yang beraktifitas dari pagi sampai pagi besoknya lagi.” Ungkap Zainal Arifin M. Nur, Pemimpin Redaksi Media Serambi Indonesia, Zainal Arifin M. Nur kepada 7 santri Dayah Insan Qurani berkunjung ke kantornya, di Desa Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (16/1/2020).

Proses penerbitan sebuah berita agar diterbitkan menjadi berita yang faktual dimulai pukul 08.00 pagi sampai jam 00.30 malam. Diawali dengan rapat redaksi, yang dihadiri pemimpin redaksi dan para wartawan di meja rapat di ruang redaksi. Dalam rapat tersebut, dibahas berita apa yang harus diterbitkan dan perencaan peliputan, sebelum wartawan menyebar ke seluruh daerah untuk mengumpulkan informasi.

Sedangkan untuk proses pencetakan dengan mesin dimulai pada pukul 9 malam hari. Berita-berita tersebut diterbitkan melalui Koran Serambi Indonesia dan Prohaba, produk Serambi yang khusus memuat berita kriminal.

Selain itu, Serambi Indonesia juga menerbitkan berita melalui media online serambinews.com, Radio Serambi FM, juga melalui Serambi on TV dan Kompas TV, media swasta nasional yang bekerjasama dengan Serambi Indonesia.

Dalam menerbitkan informasi kepada publik, Serambi Indonesia mengedepankan pemberitaan yang berdasarkan fakta yang tersaji di lapangan. Tidak jarang ada pihak-pihak yang merasa tersudut memprotes pemberitaan Serambi Indonesia. “Kita menyediakan hak jawab bagi siapa pun yang merasa dirugikan oleh berita yang diterbitkan Serambi Indonesia.” Terang Pimred Serambi itu.

Selain faktual, Serambi Indonesia juga mempertimbangkan fungsi pendidikan, fungsi informasi, fungsi hiburan, dan fungsi kontrol sosial dalam setiap produk jurnalistik yang dihasilkan. “Bahkan di halaman depan koran Serambi, Serambi mengkhususkan satu segmen khusus di sudut kiri bawah untuk memberitakan perempuan-perempuan berprestasi. Bagian itu tidak boleh diisi oleh konten lain.” Tegas Zainal sambil menunjukkan halaman depan Serambi Indonesia.

Baca Juga:

Pimred Sambut Kunjungan Santri Insan Qurani ke Serambi Indonesia

Pimred Serambi : Jurnalis Harus Memiliki Sifat Pemberani

Pimred : Serambi Indonesia Hadapi Konflik dan Tsunami

Kepada santri, Pemimpin Redaksi juga menjelaskan perbedaan jenis tulisan yang terdapat pada media Serambi Indonesia. Di antaranya:

  • Berita laporan/hard news/straigh news
  • Tulisan khas/memikat/features
  • Tulisan opini/essai/editorial/talk show

Ketiganya memiliki ciri khas tertentu dan dimaksudkan agar pemberitaan di Koran Serambi tidak monoton. Pembaca tidak hanya dapat membaca update berita terbaru dalam bentuk hard news, tapi juga mendapatkan keragaman berita dalam bentuk features, bentuk berita yang disajikan sambil bercerita dengan bahasa yang ringan dan mudah dinikmati pembaca.

Dalam menjalankan tugasnya, jelas Zainal, wartawan harus memiliki rasa ingin tahu yang besar, tidak mudah menyerah/gigih, memiliki keberanian, cerdik dan cerdas, dan tidak percaya begitu saja pada informasi yang diterima. “Jurnalis muda Insan Qurani juga harus memiliki itu.” Pesan Zainal kepada santri Jurnalistik Dayah Insan Qurani.

Laporan dari : Budiadari Zahratuljannah
Santri Anggota Departemen Jurnalistik Organisasi Siswa Dayah Insan Qurani (OSDIQ)

Komentar Anda