Sebanyak 7 santri Dayah Insan Qur’ani Aceh Besar lulus kuliah ke Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir. Ketujuh santri yang lulus ke Al-Azhar adalah Ahmad Fauzan Adhima, Zaghlul Zaini, Fitrahul Suryanda, Afdhalul Akbar, Farah Amalia Thifal, Muna Sukya Yusuf dan Aulia Hanif.

Mereka dijadwalkan terbang ke Cairo melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar pada Senin, 23 Desember 2019.

Selain itu satu orang santri dayah Insan Qur’ani lulus di Universitas Pendidikan Sulthan Idris, Malaysia yaitu Ahmad Azka Ridha.

Untuk Tahun ini Sebanyak 15 lulusan Dayah Insan Qurani Aceh Besar melanjutkan kuliah di luar negeri. 7 orang di antaranya melanjutkan kuliah di Mesir, 6 di Sudan, 1 orang di Malaysia dan 1 orang di Brunei Darussalam.

Pimpinan Dayah IQ, Ustad Muzakkir mengatakan, minat alumni Dayah Insan Qur’ani untuk kuliah di luar negeri sangat besar terutama di Mesir, tahun sebelumnya juga sejumlah santri IQ lulus ke Timur-Tengah.

“Alhamdulillah tahun ini 7 santri kita lulus melanjutkan pendidikan ke Mesir, artinya minat belajar santri kita di luar negeri, khusus di Mesir, persentasenya sangatlah tinggi. Kami mengharapkan anak-anak bisa membangun disiplin yang kuat, semangat dalam mengembangkan kemampuan diri,” ujar Ustad Muzakkir pada pelepasan Santri IQ ke Mesir, Minggu 22 Desember 2019.

Baca Juga : Lulus Seleksi Tahfidz BPSDM, 10 Alumni Insan Qurani dapat Beasiswa Luar Negeri

“Semua harus ambil halaqah di sana. Karena salah satu nilai lebih di Mesir adalah bisa belajar halaqah bersama-sama syeikh,” ujarnya lagi.

Muzakkir berharap alumni IQ mampu beradaptasi di sana dengan bekal ilmu yang diperoleh selama berada di dayah.

“Harus semangat dalam membaca, pandai-pandai dalam bergaul, pandai-pandai dalam memilih majelis ilmu, pandai dalam bersosial, targetnya kalian bisa selesai tepat waktu dan bisa segera lanjut studi lagi,” ujarnya Muzakkir.

Sementara itu Zaghlul Zaini salah seorang alumni IQ yang melanjutkan kuliah di Mesir mengaku bersyukur atas kesempatan yang didapatkannya. Zaghlul mengatakan, dirinya akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dengan giat.

“Kami pergi sebagai Insan Qur’ani, dan kembali Insya Allah sebagai Insan Qur’ani. Maka, kami memohon keridhaan semua guru-guru kami di Dayah Insan Qur’ani dengan harapan segala proses belajar di sana diberkahi dan dimudahkan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Seperti diketahui, hingga saat ini jumlah alumni IQ yang kuliah di negeri piramida berjumlah 24 orang. Kemudian disusul Sudan sebanyak 6 orang, Maroko 1 orang, Brunei 1 orang dan Malaysia 1 orang. []

Komentar Anda