Jum’at, 15 November 2019 adalah permulaan sejarah baru bagi Dayah Insan Qurani dengan melepaskan 6 alumninya untuk pertama kali ke Sudan setelah sebelumnya berhasil mengirimkan beberapa utusannya ke Mesir, Maroko, dan sebagainya. Diantara 6 orang alumni yang akan dilepaskan ke Sudan yaitu: Muhammad Yanis, Badrian Al Atha, Ikhlashul Amal, Muhammad Syifaul Qalbi, Ayu Mahbengni, dan Haris Munanda.

Mereka semua yang berhasil ke Sudan tersebut adalah diantara peserta yang lulus seleksi jalur IEAS (International Education Association Soubor) dengan rekomendasi langsung dari Syeikh Thoyyib yang diselenggarakan sekitar 6 bulan yang lalu. Bahkan alhamdulillah, salah satu dari mereka berhasil menduduki peringkat pertama ujian seleksi dengan nilai tertinggi yaitu Ayu Mahbengi dan sekaligus menjadi satu-satunya delegasi akhwat di Sudan. Pelepasan santriwan dan santriwati ini juga dihadiri langsung oleh para ustadz, ustadzah dan juga para alumni dayah Insan Qur’ani lainnya.

Tahun ini insya Allah SHADIQ (Silaturahmi Himpunan Alumni Insan Qurani) akan membuka chapter barunya yaitu Shadiq Sudan setelah sebelumnya terdapat juga Shadiq Cairo yang berpusat di Mesir. Semoga nantinya alumni Insan Qurani semakin tersebar di beberapa negara lainnya. Harapan dari Ust Muttaqin sendiri bahwa ketika nantinya hidup di negara orang, supaya saling bantu-membantu sesama karena kita tidak bisa hidup individu disana. Dalam artian bahwa kita harus hidup saling membantu apalagi dengan kawan se-almamater yang kelak akan kembali ke tempat yang sama yaitu Insan Qurani tercinta.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara selesai dengan sangat baik, berkat izin Allah dan tentunya hasil kerja keras seluruh panitia. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh shadiqers yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kedepannya himpunan santri Insan Qurani semakin bersatu dan kuat di dalam ranah keorganisasian shadiq.

Komentar Anda